1.INSTALASI PROGRAM MELALUI JARINGAN KOMPUTER
Menginstal program
melalui jaringan
1. Klik kanan my computer > explorer
1. Klik kanan my computer > explorer
2. Pada kolom address ketik tanpa tanda petik”\\(nama komputer\ip address)
3. Akan muncul folder yang telah di shearch oleh pemilik computer
4. Pilih program yang akan diinstall
5. Klik next dan tunggu hingga penginstalan selesai
Domain name system atau yang biasa disingkat dengan DNS merupakan
sebuah sistem yangberfungsi menterjemahkan alamat IP ke nama domain atau
sebaliknya, dari nama domain ke alamat IP. Jadi, host komputer mengirimkan
queries berupa nama komputer dan domain name server yang kemudian dipetakan ke
dalam alamat IP oleh DNS .
Sebagai contoh, ketika anda mengetikkan sebuah alamat suatu website misalkan : detik.com, maka DNS akan menterjemahkannya ke dalam alamat IP : 203.190.242.69 agar dapat dimengerti oleh komputer.
DNS biasanya digunakan pada aplikasi yang terhubung pada internet seperti web
browser maupun pada sebuah layanan email. Selain itu, DNS juga dapat di
terapkan pada private network maupun intranet.
Program resolver yang dimaksud adalah web browser dan mail client. Jadi untuk
terhubung ke server DNS, kita perlu menginstall web browser atau mail client
pada komputer kita.
cara kerja server DNS
sebagai berikut :
1.DNS resolver melakukan
pencarian alamat host pada file HOSTS. Jika alamat host yang dicari sudah
ditemukan dan diberikan, maka proses selesai.
2.DNS resolver melakukan
pencarian pada data cache yang sudah dibuat oleh resolver untuk menyimpan hasil
permintaan sebelumnya. Bila ada, kemudian disimpan dalam data cache lalu
hasilnya diberikan dan selesai.
3. DNS resolver melakukan
pencarian pada alamat server DNS pertama yang telah ditentukan oleh pengguna.
4.Server DNS ditugaskan
untuk mencari nama domain pada cache-nya.
5.Apabila nama domain
yang dicari oleh server DNS tidak ditemukan, maka pencarian dilakukan dengan
melihat file database (zones) yang dimiliki oleh server.
6. Apabila masih tidak
ditemukan, pencarian dilakukan dengan menghubungi server DNS lain yang masih
terkait dengan server yang dimaksud. Jika sudah ditemukan kemudian disimpan
dalam cache lalu hasilnya diberikan.
Jadi, jika apa yang
dicari di server DNS pertama tidak ditemukan. Pencarian dilanjutkan pada server
DNS kedua dan seterusnya dengan 6 proses yang sama seperti di atas.
1
2. JARINGAN KOMPUTER (LAN,INTERNET)
LAN
dapat definisikan sebagai network atau jaringan sejumlah sistem komputer yang
lokasinya terbatas didalam satu gedung, satu kompleks gedung atau suatu kampus
dan tidak menggunakan media fasilitas komunikasi umum seperti telepon,
melainkan pemilik dan pengelola media komunikasinya adalah pemilik LAN itu
sendiri.
Dari definisi diatas dapat kita ketahui bahwa sebuah LAN dibatasi oleh lokasi
secara fisik. Adapun penggunaan LAN itu sendiri mengakibatkan semua komputer
yang terhubung dalam jaringan dapat bertukar data atau dengan kata lain
berhubungan. Kerjasama ini semakin berkembang dari hanya pertukaran data hingga
penggunaan peralatan secara bersama.
LAN yang umumnya menggunakan hub, akan mengikuti prinsip kerja hub itu sendiri.
Dalam hal ini adalah bahwa hub tidak memiliki pengetahuantentang alamat tujuan
sehingga penyampaian data secara broadcast, dan juga karena hub hanya memiliki
satu domain collision sehingga bila salah satu port sibuk maka port-port yang
lain harus menunggu.
Beberapa komponen dasar yang biasanya membentuk suatu LAN adalah sebagai
berikut:
•Workstation
————
Workstation merupakan node atau host yang berupa suatu sistem komputer.
Sistem komputer ini dapat berupa PC atau dapat pula berupa suatu komputer
yang besar seperti sistem minicomputer, bahkan suatu mainframe.
Workstation dapat bekerja sendiri (stand-alone) dapat pula menggunakan
jaringan untuk bertukar data dengan workstation atau user yang lain.
•Server
——-
Perangkat keras (hardware) yang berfungsi untuk melayani jaringan dan
workstation yang terhubung pada jaringan tersebut.pada umumnya sumber
daya (resources) seperti printer, disk, dan sebagainya yang hendak
digunakan secara bersama oleh para pemakai di workstation berada dan
bekerja pada server. Berdasarkan jenis pelayanannya dikenal disk server,
file server, print server, dan suatu server juga dapat mempunyai beberapa
fungsi pelayanan sekaligus.
•Link (hubungan)
—————-
Workstation dan server tidak dapat berfungsi apabila peralatan tersebut
secara fisik tidak terhubung. Hubungan tersebut dalam LAN dikenal sebagai
media transmisi yang umumnya berupa kabel. Adapun beberapa contoh dari
link adalah:
1.Kabel Twisted Pair
•Kabel ini terbagi dua, yaitu Shielded Twisted Pair dan Unshielded Twisted
Pair(UTP)
•Lebih banyak dikenal karena merupakan kabel telpon
•Relatif murah
•Jarak yang pendek
•Mudah terpengaruh oleh gangguan
•Kecepatan data yang dapat didukung terbatas, 10-16 Mbps
2.Kabel Coaxial
•Umumnya digunakan pada televisi
•Jarak yang relatif lebih jauh
•Kecepatan pengiriman data lebih tinggi di banding Twisted Pair, 30 Mbps
•Harga yang relatif tidak mahal
•Ukurannya lebih besar dari Twisted Pair
3.Kabel Fiber Optic
•Jarak yang jauh
•Kecepatan data yang tinggi, 100 Mbps
•Ukuran yang relatif kecil
•Sulit dipengaruhi gangguan
•Harga yang relatif masih mahal
•Instalasi yang relatif sulit
•Network Interface Card (NIC)
—————————–
Suatu workstation tidak dihubungkan secara langsung dengan kabel jaringan
ataupun tranceiver cable, tetapi melalui suatu rangkaian elektronika yang
dirancang khusus untuk menangani network protocol yang dikenal dengan
Network Interface Card (NIC).
•Network Software
—————–
Tanpa adanya software jaringan maka jaringan tersebut tidak akan bekerja
sebagaimana yang dikehendaki. Software ini juga yang memungkinkan sistem
komputer yang satu berkomunikasi dengan sistem komputer yang lain.
Peralatan Pendukung LAN
=======================
a.Repeater
————
•Pada OSI, bekerja pada lapisan Physical
•Meneruskan dan memperkuat sinyal
•Banyak digunakan pada topologi Bus
•Penggunaannya mudah dan Harga yang relatif murah
•Tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan sehingga penyampaian
data secara broadcast
•Hanya memiliki satu domain collision sehingga bila salah satu port sibuk
maka port-port yang lain harus menunggu.
b.Hub
—–
•Bekerja pada lapisan Physical
•Meneruskan sinyal
•Tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan
•Penggunaannya relatif mudah dan harga yang terjangkau
•Hanya memiliki satu buah domain collision
c.Bridge
——–
•Bekerja di lapisan Data Link
•Telah menggunakan alamat-alamat untuk meneruskan data ke tujuannya
•Secara otomatis membuat tabel penterjemah untuk diterima masing2 port
d.Switch
——–
•Bekerja di lapisan Data Link
•Setiap port didalam swith memiliki domain collision sendiri-sendiri
•Memiliki tabel penterjemah pusat yang memiliki daftar penterjemah untuk
semua port
•Memungkinkan transmisi secara full duflex (dua arah)
e.Router
——–
•Router berfungsi menyaring atau memfilter lalu lintas data
•Menentukan dan memilih jalur alternatif yang akan dilalui oleh data
•Menghubungkan antar jaringan LAN, bahkan dengan WAN
sumber:
https://smkn1pangandaran.wordpress.com/pembelajaran/pengertian-lan-dan-prinsip-kerjanya/
*LAN ( Local Area Network )
Contohnya
sekolah ataupun perkantoran yang membutuhkan hubungan atau koneksi antara dua
komputer atau lebih dalam suatu ruangan.
Beberapa Prinsip Kerja
yang Penting dari Jaringan LAN
Setelah mengetahui secara garis besar tentang apa itu jaringan
LAN, maka kita akan membahasa mengenai prinsip kerja dari jaringan LAN. Sebelum
mempelajari mengenai prinsip kerjanya, maka kita harus tahu terlebih dahulu
perangkat keras yang digunakan untuk membangun sebuah jaringan LAN, seperti :
komputer server, client, hub, switch dan lainnya.
1.
Komputer server adalah komputer induk dan menyediakan segala
informasi yang dibutuhkan oleh user atau client
2.
Komputer client atau user akan mengambil dan juga mengakses
informasi dari komputer server secara bersamaan
3.
Paket data dan juga informasi yang diminta oleh komputer client
atau user akan ditransmisikan oleh komputer server (yang berperan sebagai
transmitter) melalui kabel jaringan ataupun media konektivitas wireless
4.
Paket data atau informasi yang dikirimkan oleh server kemudian
akan melalui beberapa perangkat keras jaringan, seperti hub, switch, dan juga
bridge, yang akan membagi paket-paket data tersebut sesuai dengan jalur yang
sudah dibuat.
5.
Setelah paket data dan informasi terpecah dan ditransmisikan,
maka komputer user atau client yang pada awalnya melakukan request, aka
berperan sebagai receiver, yang siap menerima informasi dan juga paket data
yang dikirmkan oleh server.
6.
Dalam proses transfer dan juga transmisi datanya, sebuah
informasi atau paket data akan melewati layer atau lapisan tertentu untuk
dapat didefinisikan dan juga ditransmisikan ke setiap perangkat-perangkat
jaringan.
7.
Komputer server maupun komputer client yang saling trhubung
dalam jaringan LAN, akan menggunakan protocol protocol jaringan tertentu, agar
bisa saling terhubung, dan saling berkomunikasi, seperti protocol TCP / IP
LAN juga bisa dimanfaatkan untuk mentransmikan jaringan internet
baik secaa nirkabel ataupun menggunakan kabel. Prinsipnya hanya dengan
menggunakan access point, ataupun router yang sudah terkoneksi dengan jaringan
internet. Anda hanya perlu menghubungkan beberapa komputer user tersebut dengan
access point atau router yang sidah memiliki akses internet, dan semuak
komputer yang tersambung ke dalam jaringan LAN tersebut bisa melakukan akses ke
dalam jaringan internet.
·
LAN: menghubungkan komputer-komputer pribadi dalam kantor
perpusahaan, pabrik, sekolah atau kampus: LAN dapat dibedakan dari jenis
jaringan lainnya berdasarkan 3 karakteristik : ukuran, teknologi transmisi dan
topologi jaringan.
- Topologi LAN jenis
broadcast : BUS (kabel linier)
-Topologi LAN jenis broadcast: RING
-Topologi LAN jenis point-to-point : STAR
MAN : Merupakan versi LAN ukuran lebih besar dan biasanya memakai
teknologi yang sama dengan LAN. MAN mampu menunjang data dan suara, dan bahkan
dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel. MAN hanya memiliki sebuah
atau dua buah kabel dan tidak mempunyai elemen switching, yang berfungsi untuk
mengatur paket melalui beberapa kabel output.
·
WAN : Mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup
negara atau benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin yang bertujuan untuk
menjalankan program-program (aplikasi) pemakai. Mesin ini disebut HOST. HOST
dihubungkan oleh sebuah subnet komunikasi atau cukup disebut SUBNET. Tugas
subnet adalah membawa pesan dari satu host ke host lainnya. Pada sebagian besar
WAN subnet terdiri dari 2 komponen: kabel transmisi dan elemen switching.
·
Internet : Terdapat banyak jaringan di dunia ini, seringkali dengan
perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke
jaringan sering berharap untuk dapat komunikasi dengan orang lain yang
terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar
jaringan yang seringkali tidak kompatibel dan berbeda. Kadang menggunakan mesin
yang disebut GATEWAY sebagai penerjemah antar jaringan yang tidak kompatibel.
Kumpulan jaringan yang terkoneksi disebut INTERNETWORK atau INTERNET. Bentuk
INTERNET yang umum adalah kumpulan dari LAN yang dihubungkan oleh WAN.
Sumber:
http://dosenit.com/jaringan-komputer/konsep-jaringan/prinsip-kerja-local-area-network
PENGERTIAN INTERNET
Internet (Interconnected
Network) merupakan jaringan global yang menghubungkan komputer yang satu
dengan lainnya diseluruh dunia. Dengan Internet, komputer dapat saling
terhubung untuk berkomunikasi, berbagi dan memperoleh informasi. Dengan
begitu maraknya informasi dan kegiatan di Internet, menjadikan Internet
seakan-akan sebagai dunia tersendiri yang tanpa batas. Dunia didalam Internet
disebut juga dengan dunia maya (cyberspace). internet (dengan
huruf “i” bukan kapital) sebenarnya adalah suatu sistem global jaringan
komputer yang saling terhubung menggunakan standar internet protokol (TCP/IP).
Rangkaian internet yang terbesar disebut Internet (dengan huruf “i” kapital).
Jadiinternet adalah sebuah sistem dan Internet merupakan nama
dari salah satu sistem terbesarnya.
CARA KERJA INTERNET
Terjadinya sebuah dunia bernama Internet memang sangat rumit. Bagaimana tidak,
seluruh orang didunia ingin dilayani permintaan komunikasinya secara praktis,
dalam waktu relatif singkat dengan berbagai bentuk format data. Tentunya agar
semua permintaan dapat dilayani dibutuhkan suatu sistem aturan yang rumit pula.
Cara kerja Internet diatur dalam serangkaian peraturan dan standar yang disebut
denganprotokol. Untuk memahami bagaimana Internet bekerja kita harus
memahami terlebih dahulu bagaimana protokol tersebut bekerja.
Protokol yang digunakan pada Internet disebut dengan TCP/IP. TCP/IP inilah yang
mengendalikan, mengatur, atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi,
perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer (node). TCP/IP
memiliki lapisan-lapisan (layer) yang tiap lapisannya memiliki peran
masing-masing dalam mengatur lalu lintas paket-paket data agar dapat
ditransmisikan dengan baik tanpa rusak atau hilang. Paket data tersebut
tentunya berasal dari beragam jaringan komputer berbeda, perangkat berbeda,
jarak berbeda.Dengan segala macam perbedaan tersebut, beserta jumlah pengguna
diseluruh dunia, dapat dibayangkan betapa luar biasa rumitnya bukan?. Berikut
ini sedikit ulasan mengenai lapisan-lapisan pada TCP/IP:
1. Aplication Layer
Aplication Layer (Lapisan aplikasi) bertindak sebagai antarmuka antara pengguna
dan sistem, sehingga pengguna dapat dengan mudah menggunakan Internet tanpa
direpotkan detail sistem pengelolaan dan transmisi data yang rumit. Lapisan ini
memiliki aplikasi khusus protokol seperti hypertext transfer protocol (HTTP),
email, chatting, atau file transfer protocol (FTP), dll, yang
berkomunikasi dengan lapisan dibawah berikutnya.
2. Transmission Control Protocol
(TCP) Layer
Lapisan ini berada antara lapisan aplikasi dan lapisan protokol Internet
(IP).Lapisan ini berfungsi untuk menerima dan mengarahkan data ke aplikasi
tertentu menggunakan nomor port.
3. Internet Protocol (IP) Layer
Tugas utama dari lapisan ini adalah memberikan identifikasi mesin pada jaringan.
Identifikasi diperlukan layaknyasebuah alamat tiap rumah yang bersifat
unik/berbeda karena setiap rumah tersebut berada pada tempat yang berbeda,
tentu untuk mengirimkan paket agar sampai ketujuan diperlukan alamat yang
tepat. Internet protokol berfungsi untuk memberikan alamat yang berbeda pada
tiap perangkat jaringan.
4. Hardware Layer
Hardware Layer (lapisan perangkat keras) sesuai denga namanya
berfungsi secara fisik menghubungkan komputer ke media transmisi data. Media
transmisi tersebut dapat berupa saluran telepon, jaringan selular atau koneksi
satelit. Lapisan ini termasuk modem, kartu ethernet dan perangkat keras yang
langsung terhubung dengan proses transmisi data. Lapisan ini juga yang berperan
dalam menerjemahkan sinyal digital berupa bilangan biner yang dapat dimengerti
oleh komputer menjadi sinyal analog yang dapat ditransmisikan lewat saluran
telepon dan sebaliknya apabila diperlukan.
Agar komunikasi dapat berjalan sebagaimana mestinya dan agar data dapat dikirim
dari komputer pengirim dengan akurat ke komputer tujuan, Internet juga
membutuhkan suatu sistem penjaluran (routing) dan pengalamatan.
Bayangkan, tentu kita tidak dapat mengirim sesuatu tanpa mengetahui alamat
penerima. Oleh karena itu, setiap komputer yang terhubung ke jaringan Internet
memiliki suatu alamat yang menggambarkan komputer tersebut secara unik. Artinya
masing-masing komputer memiliki alamat yang berbeda. Alamat tersebut disebut
dengan IP Adress.Seperti yang dijelaskan di muka, pada protokol TCP/IP lapisan
Internet Protokol (IP) adalah lapisan yang bertugas untuk memberikan IP Adress
kepada tiap komputer/mesin jaringan. IP Adress adalah deretan angka biner
(angka biner adalah angka yang hanya terdiri dari bilangan 0 dan 1) antara
32-bit sampai 128-bit yang dipakai untuk mengidentifikasi tiap komputer host
dalam jaringan Internet. Sistem pengalamatan IP tersebut terdiri dari dua
jenis, yaitu IPv4 dan IPv6. Contoh dari IP Adress adalah 121.243.222.123 (IPv4)
dan 2001:e00:d:10:3:140:83 (Ipv6).
Karena IP Adress umumnya sulit diingat oleh manusia, maka jaringan Internet
juga menggunakan suatu sistem penamaan komputer agar nama komputer (Domain
name/host name) menjadi berbentuk kata atau frasa. Kata atau frasa semisal
“wordpress.com” tentunya lebih mudah diingat daripada deretan nomor IP Adress
seperti “121.243.222.123”. Sistem yang menyimpan suatu informasi tentang nama
komputer host atau domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed
database) disebut dengan Domain Name System (DNS). DNS menyediakan servis
yang sangat penting untuk Internet. Fungsi dari DNS bisa dianggap seperti buku
telepon Internet, dimana saat pengguna mengetikan “indosat.net.id” pada browser
maka pengguna akan diarahkan ke alamat IP 124.81.92.144 (IPv4) dan
2001:e00:d:10:3:140:83 (Ipv6).
Sebuah komputer pengguna (Client Computer) yang hendak dihubungkan ke
jaringan Internet, pada awalnya harus terhubung kesebuah Server. Sebuah server
akan mengatur akses dan mengirimkan data-data dari dan kedalam Internet yang
diminta oleh beberapa client, sehingga komputer client dapat mengakses berbagai
fasilitas yang terdapat di Internet seperti web, chat, email, dan lain
sebagainya.
3. PERANGKAT JARINGAN
Perangkat jaringan komputer adalah perangkat yang digunakan untuk mencapai tujuan dari jaringan komputer, yaitu :
a. Membagi sumber daya: contohnya berbagi pemakaian printer, CPU, memori, harddisk
b. Komunikasi: contohnya surat elektronik, instant messaging, chatting
c. Akses informasi: contohnya web browsing
Perangkat Jaringan Komputer
Local Area Network (LAN)
Terdapat sejumlah perangkat yang melewatkan aliran informasi data dalam
sebuah LAN. Penggabungan perangkat tersebut akan menciptakan
infrastruktur LAN. Perangkat-perangkat tersebut adalah :
> Repeater
> Bridge
> Hub
> Switche
> Router
Repeater / Penguat
Repeater, bekerja pada layer fisik jaringan, menguatkan sinyal dan
mengirimkan dari satu repeater ke repeater lain. Repeater tidak merubah
informasi yang ditransmisikan dan repeater tidak dapat memfilter
informasi. Repeater hanya berfungsi membantu menguatkan sinyal yang
melemah akibat jarak, sehingga sinyal dapat ditransmisikan ke jarak yang
lebih jauh.
Hub
Hub menghubungkan semua komputer yang terhubung ke LAN. Hub adalah
repeater dengan jumlah port banyak (multiport repeater). Hub tidak mampu
menentukan tujuan; Hub hanya mentrasmisikan sinyal ke setiap line yang
terkoneksi dengannya, menggunakan mode half-duplex.
Bridge
Bridge adalah “intelligent repeater”. Bridge menguatkan sinyal yang ditransmisikannya, tetapi tidak seperti repeater, Brigde mampu menentukan tujuan.
Bridge adalah “intelligent repeater”. Bridge menguatkan sinyal yang ditransmisikannya, tetapi tidak seperti repeater, Brigde mampu menentukan tujuan.
Switch
Switch menghubungkan semua komputer yang terhubung ke LAN, sama seperti
hub. Perbedaannya adalah switch dapat beroperasi dengan mode full-duplex
dan mampu mengalihkan jalur dan memfilter informasi ke dan dari tujuan
yang spesifik.
Router
Router adalah peningkatan kemampuan dari bridge. Router mampu
menunjukkan rute/jalur (route) dan memfilter informasi pada jaringan
yang berbeda. Beberapa router mampu secara otomatis mendeteksi masalah
dan mengalihkan jalur informasi dari area yang bermasalah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar